Kamis, 15 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Ruhut Bilang Cawe-cawe Buat Jegal Salah Satu Capres Tidak Ada dalam Kamus Presiden Jokowi

✍️ Zahwa Elia Azzahra 🕒 03 Jun 2023 👁️ 7x dibaca
Politisi PDIP Ruhut Sitompul (Sumber : Twitter/ruhutsitompul)
Politisi PDIP Ruhut Sitompul (Sumber : Twitter/ruhutsitompul) Foto: Twitter/ruhutsitompul Twitter/ruhutsitompul

Ruhut Sitompul memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menjegal langkah pihak-pihak yang ingin menjadi calon presiden.

LABVIRAL.COM - Politisi PDIP Ruhut Sitompul memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menjegal langkah pihak-pihak yang ingin menjadi calon presiden.

Pernyataan itu disampaikan Ruhut melalui akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul, Sabtu (3/6/2023).

"Cawe cawe untuk menjegal salah satu calon presiden? Itu tidak ada dalam kamus Pak Joko Widodo Presiden RI," tulis Ruhut.

Baca Juga: Acer Kenalkan Laptop Gaming Predator Triton 16 Terbaru, Dibekali GeForce RTX 4070

Diketahui, banyak pihak menilai pernyataan Jokowi ihwal cawe-cawe dalam Pemilu merupakan bentuk ketidaknetralannya.

Jokowi Akan Cawe-cawe

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan cawe-cawe dalam Pemilu 2024 demi bangsa dan negara.

Jokowi menegaskan cawe-cawe yang dimaksudnya dalam arti yang positif.

Baca Juga: Anies Tidak Diundang Nonton Formula E, Geisz Chalifah: Lucu, Kekuasaan yang Norak

"Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif," ujar Jokowi di Istana Negara, Senin (29/5/2023).

Jokowi menegaskan, cawe-cawe yang akan dilakukannya tidak membentur Undang Undang.

"Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar Undang Undang dan tidak akan mengoroti demokrasi," tuturnya.

Baca Juga: Google Luncurkan Versi Beta Fitur Magic Compose di Aplikasi Messages

Istana Jelaskan Maksud Jokowi Cawe-cawe

Pihak Istana melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan maksud Presiden Joko Widodo mengaku akan cawe-cawe jelang Pilpres 2024.

"Terkait penjelasan tentang cawe-cawe untuk negara dalam pemilu, konteksnya adalah, Presiden ingin memastikan Pemilu serentak 2024 dapat berlangsung secara demokratis, jujur dan adil," ujar Bey.

Baca Juga: Beberkan Buktinya, Musni Umar: Informasi Denny Indrayana Soal Penundaan Pemilu dan Penjegalan Anies Bukan Isapan Jempol

Di sini, cawe-cawe yang dimaksud Jokowi tidak ada konotasi negatif apalagi ikut campur salah satu pihak tertentu.

Jokowi hanya berkepentingan untuk cawe-cawe mengawal Pemilu 2024 mendatang dapat berjalan dengan aman dan tertib, tanpa menyebabkan konflik di masyarakat Indonesia.***

ZA
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update