Kamis, 15 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Tujuh Warga Diduga Tertimbun Longsor di Parigi Moutong, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

✍️ Aryafdillahi HS 🕒 23 Jun 2025 👁️ 3x dibaca
Tujuh Warga Diduga Tertimbun Longsor di Parigi Moutong, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian (Sumber : Dok. BNPB)
Tujuh Warga Diduga Tertimbun Longsor di Parigi Moutong, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian (Sumber : Dok. BNPB) Foto: Dok. BNPB

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tanah longsor diduga menimbun satu gubuk tempat warga sedang berteduh. Tujuh orang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.

LABVIRAL.COM – Peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (21/6) pukul 17.06 WITA. Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang yang menyebabkan pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tanah longsor diduga menimbun satu gubuk tempat warga sedang berteduh. Tujuh orang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.

Tidak ada laporan kerugian materil. Namun, tujuh warga diduga tertimbun akibat longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan tim untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan.

Baca Juga: Penanganan Bencana 22 Juni 2025: Hujan Deras Masih Picu Banjir, Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hingga Minggu (22/6), proses pencarian masih berlangsung oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Namun, proses pencarian mengalami kendala berupa terbatasnya jaringan komunikasi di lokasi kejadian yang berada di wilayah dengan akses sulit.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong melaporkan kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk membantu proses evakuasi serta tambahan tenaga dari tim SAR guna mempercepat pencarian para korban.

BNPB mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan lereng yang rentan longsor.***

AH
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update