Misbakhun: Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Susun Program 2025–2030 dan Perkuat Dukungan Pemerintah

Administrator
Senin 04 Mei 2026, 17:44 WIB
Konferensi Pers DEPINAS SOKSI di Grha DPP Partai Golkar, Senin. (Sumber : Istimewa)

Konferensi Pers DEPINAS SOKSI di Grha DPP Partai Golkar, Senin. (Sumber : Istimewa)

Labviral.com - DEPINAS SOKSI menggelar Rapat Pleno III di Grha DPP Partai Golkar, Senin (5/4/2026), sebagai bagian dari konsolidasi nasional sekaligus mematangkan persiapan Rapimnas dan Rakernas yang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Bandung, Jawa Barat.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Umum DEPINAS SOKSI Mukhamad Misbakhun didampingi Sekretaris Jenderal Puteri Komarudin, Bendahara Umum AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Ketua Harian Iman Ariyadi, Ketua OC Risman Pasigai, Ketua SC Hakim Kamarudin, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam keterangannya, Misbakhun menegaskan bahwa Rapimnas dan Rakernas menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menetapkan arah program kerja organisasi periode 2025–2030.

Agenda tersebut juga direncanakan akan mengundang Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai bagian dari penguatan sinergi antara SOKSI dan partai.

"Kami perlu mengadakan Rapimnas dan Rakernas dalam rangka konsolidasi internal di SOKSI, menyiapkan program kerja DEPINAS SOKSI yang akan menjadi panduan kerja DEPINAS SOKSI dalam periode kepengurusan 2025-2030," kata Misbakhun dalam konferensi pers.

Selain membahas agenda organisasi, rapat pleno turut menyoroti perkembangan kebijakan nasional, khususnya keputusan pemerintah dalam mempertahankan harga BBM bersubsidi.

Misbakhun menilai kebijakan tersebut sebagai langkah tepat untuk menjaga daya beli masyarakat, stabilitas ekonomi nasional, serta melindungi kelompok masyarakat kecil dari dampak kenaikan harga energi global.

Dukungan terhadap kebijakan subsidi, baik energi, pangan, maupun LPG, akan menjadi bagian dari rekomendasi organisasi ke depan.

"Kita akan memberikan dukungan-dukungan politik yang kuat kepada semua kebijakan pemerintah terkait dengan subsidi, baik itu subsidi energi, subsidi pangan, dan kemudian yang terkait dengan LPG, bahwa langkah-langkah tersebut perlu diberikan dukungan yang kuat dalam rangka memberikan sebuah penguatan kebijakan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi XI DPR RI ini juga menyoroti dinamika politik nasional yang diwarnai serangan personal terhadap Presiden. Ia mengingatkan seluruh tokoh politik agar tidak menyebarkan informasi yang tidak faktual, menyesatkan, atau bersifat hoaks.

"Harusnya kita memberikan teladan yang baik bahwa sebagai tokoh politik, sebagai tokoh masyarakat, ataupun kita pernah melakukan apapun kontribusi kita kepada bangsa dan negara, tapi kita juga harus ingat batas-batasnya di mana," paparnya.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah harus disampaikan secara konstruktif berbasis data dan program, bukan serangan pribadi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

"Jangan menyerang pribadi pemimpin, apalagi serangan-serangan itu bersifat fitnah, bersifat serangan yang tidak mempunyai dasar yang benar," tegasnya.

Ia menegaskan, SOKSI sebagai bagian dari Partai Golkar akan terus memperkuat konsolidasi politik dan memberikan dukungan kuat kepada pemerintah, termasuk melalui penyelenggaraan Rapimnas di Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar provinsi tersebut terhadap perolehan kursi Golkar di DPR RI.

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini