LABVIRAL.COM- Pada sepeda motor, koil merupakan komponen yang berperan penting pada sistem pengapian.
Koil ini terbuat dari sebuah lilitan yang berfungsi untuk meningkatkan tegangan dari 12 volt dari CDI (motor non injeksi) menjadi 30.000 volt yang digunakan untuk memantikan api pada busi guna melakukan proses pembakaran.
Baca Juga: 4 Tips Pilih Ban Motor Yamaha, Bingung Pilih Ban yang Benar?
Koil ini diatur pengaktifannya oleh pickup coil yang terdapat pada bagian magnet sepeda motor. Pickup coil berfungsi menunjukan langkah yang sedang terjadi pada sepeda motor dalam siklus pembakarannya.
Jika kondisi koil sudah mulai rusak, tentu saja tegangan yang dihasilkan menjadi berkurang bahkan bisa tidak memiliki tegangan sama sekali.
Baca Juga: 7 Masalah Pembuat Lampu Senja Motor Sering Mati
Koil yang sudah rusak bisa dikenali dengan tanda-tanda seperti motor susah hidup, hal ini terjadi karena suplai arus listrik pada busi tidak maksimal, sehingga pembakaran pada motor tidak bisa terjadi dengan sempurna.
Jika motor berhasil dihidupkan saat koil sudah rusak, nantinya bisa ditandai dengan motor yang menjadi brebet atau tersendat. Kemudian, jika mesin mati maka akan sulit dihidupkan kembali.
Baca Juga: Honda ST125 Dax, Motor Klasik Honda yang Harganya Bikin Dompet Meronta!



BNI Kawal Talenta Muda, Indonesia Kunci Tiket Semifinal Piala Uber 2026

Apa yang Terjadi Saat Kereta Cepat Mengerem Mendadak? Ini Dampaknya!


BNI Bukukan Kinerja Tangguh di Kuartal I 2026, Diperkuat Pertumbuhan Kredit dan Transformasi BRAVE

Relawan For Prabowo Gibran: Program MBG Sah Secara Hukum dan Dibutuhkan Masyarakat

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Digugat PT Megapolitan Development Rp128 Miliar, Ketua RW dan RT Blok A Cinere Estate Minta Negara Hadir

Mengapa Kita Menangis Saat Mengupas Bawang Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

10 Puisi Inspiratif untuk Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026

Bank BNI: Koperasi Swadharma Pematangsiantar Bukan Bagian dari Bank


