LABVIRAL.COM - Meskipun penggunaan rem cakram sudah mulai mendominasi dunia sepeda motor, penggunaan rem tromol juga masih banyak beredar.
Rem tromol sendiri, hanya digunakan pada sepeda motor tertentu untuk sistem pengereman roda belakang.
Meskipun konstruksi rem tromol ini bisa dibilang lebih simple dari pada rem cakram, namun perawatan yang diberikan pada rem tromol justru lebih ekstra.
Baca Juga: Tips Ganti Kampas Rem Tromol Sepeda Motor Sendiri Dirumah
Karena rem tromol ini lebih berisiko macet atau blong terutama saat musim hujan. Rem tromol ini lebih mudah kemasukan kotoran saat musim hujan jika dibandingkan dengan rem cakram.
Kotoran yang masuk kedalam rem tromol ini biasanya masuk melalu celah keceil diantara tutup tromol tempat dipasangnya kampas rem dan tromolnya sendiri sebagai poros dari velg.
Karena celahnya yang kecil dan tertutup mengakibatkan kotoran yang sudah masuk kedalam tromol sulit untuk keluar dan terperangkap hingga jumlahnya bertambah.
Baca Juga: Berbeda! Ini Waktu Untuk Ganti Rem Tromol dan Rem Cakram
Kotoran yang terperangkap di dalam tromol ini lama kelamaan akan menimbulkan efek negatif seperti munculnya suara berdecit saat rem digunakan.

Enam Tuntutan Buruh Disampaikan ke Presiden Prabowo pada May Day 2025

Mensos Kaji Usulan Vasektomi sebagai Syarat Bansos dari Dedi Mulyadi


Komisi VIII DPR: May Day Harus Jadi Momentum Wujudkan Hak Buruh, Bukan Sekadar Seremoni

Kemdiktisaintek dan KemenPPPA Kolaborasi Cegah Kekerasan Seksual di Kampus

Kemensos Salurkan 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Bandang di Jayawijaya

Menteri PPPA Apresiasi Yakult Lady sebagai Teladan Perempuan Mandiri

Baznas Luncurkan Balai Ternak di Mojokerto untuk Entaskan Kemiskinan Mustahik


Tahun Depan Jambi Pindah Embarkasi Haji ke Palembang demi Efisiensi Anggaran
