Kenapa Konten Viral Cepat Dilupakan? Ini Penjelasan Psikologinya

Aryafdillahi HS
Senin 03 Agustus 2026, 10:37 WIB
Kenapa Konten Viral Cepat Dilupakan? Ini Penjelasan Psikologinyal (Sumber : freepik/magnific.com)

Kenapa Konten Viral Cepat Dilupakan? Ini Penjelasan Psikologinyal (Sumber : freepik/magnific.com)

Labviral.com – Setiap hari media sosial dipenuhi video, meme, hingga tren baru yang seolah wajib diikuti. Hari ini satu lagu diputar jutaan kali, besok sudah muncul challenge baru. Konten yang sempat memenuhi linimasa mendadak menghilang tanpa jejak.

Fenomena ini membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa sesuatu yang begitu viral justru cepat sekali dilupakan?

Jawabannya ternyata bukan hanya karena algoritma media sosial yang terus berubah, tetapi juga berkaitan dengan cara kerja otak manusia dalam memproses informasi.

Baca Juga: Mengapa Banyak UMKM Sulit Naik Kelas? Ternyata Bukan Sekadar Soal Modal

Otak Manusia Menyukai Hal Baru

Secara psikologis, manusia memiliki kecenderungan untuk memperhatikan sesuatu yang baru. Ketika melihat video atau tren yang belum pernah ditemui sebelumnya, otak melepaskan dopamin, yaitu zat kimia yang berkaitan dengan rasa senang dan penasaran.

Inilah alasan mengapa banyak orang terus melakukan scrolling tanpa sadar. Setiap unggahan baru memberikan sensasi berbeda yang membuat pengguna ingin terus mencari konten berikutnya.

Namun, begitu sebuah tren mulai terasa biasa, rasa penasaran itu ikut menurun. Otak kemudian mencari stimulus baru yang dianggap lebih menarik.

Algoritma Selalu Mendorong Tren Baru

Platform seperti TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts dirancang untuk menampilkan konten yang memiliki peluang menarik perhatian pengguna dalam waktu singkat.

Video yang mendapatkan interaksi tinggi akan didorong ke lebih banyak pengguna. Sebaliknya, ketika tingkat interaksi mulai menurun, algoritma perlahan menggantinya dengan konten lain yang dinilai lebih segar.

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini