Headset Kabel Kembali Viral, Ini Alasan Banyak Orang Meninggalkan TWS

Olis
Sabtu 04 Juli 2026, 11:22 WIB
Headset Kabel Kembali Viral, Ini Alasan Banyak Orang Meninggalkan TWS (Sumber : pinterest/୨ৎᴘʀɪɴᴄᴇss ꜰɪᴏɴᴀ୨ৎ)

Headset Kabel Kembali Viral, Ini Alasan Banyak Orang Meninggalkan TWS (Sumber : pinterest/୨ৎᴘʀɪɴᴄᴇss ꜰɪᴏɴᴀ୨ৎ)

LABVIRAL.COM - Beberapa tahun terakhir, True Wireless Stereo (TWS) menjadi perangkat audio favorit banyak orang. Desain tanpa kabel, ukuran yang ringkas, serta kemudahan penggunaan membuat TWS seolah menjadi standar baru dalam menikmati musik, menonton video, hingga melakukan panggilan telepon.

Namun, tren tersebut mulai berubah. Belakangan ini, headset kabel kembali viral di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga X. Tak sedikit pengguna yang mengunggah pengalaman mereka kembali memakai headset berkabel, bahkan mengaku sengaja meninggalkan TWS karena dianggap lebih praktis dan nyaman dalam beberapa situasi.

Lantas, mengapa tren ini bisa terjadi? Apakah headset kabel benar-benar lebih unggul dibanding TWS? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Wisata Liburan Anak yang Edukatif dan Seru untuk Mengisi Liburan Sekolah

Mengapa Headset Kabel Kembali Viral?

Fenomena comeback-nya headset kabel sebenarnya bukan hanya soal nostalgia. Ada sejumlah alasan logis yang membuat banyak orang mulai melirik kembali perangkat audio berkabel.

Di media sosial, semakin banyak konten kreator yang menunjukkan aktivitas sehari-hari menggunakan headset kabel. Mulai dari bekerja, bermain game, hingga mendengarkan musik saat bepergian.

Bahkan, aksesori ini kini dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus fashion statement yang memberikan kesan klasik namun tetap modern.

1. Tidak Perlu Mengisi Daya Baterai

Salah satu keunggulan terbesar headset kabel adalah tidak membutuhkan baterai.

Pengguna cukup menghubungkannya ke perangkat yang kompatibel, lalu langsung dapat menikmati audio tanpa harus memikirkan kapasitas baterai.

Berbeda dengan TWS yang harus diisi ulang secara berkala, headset kabel selalu siap digunakan kapan saja.

Hal ini menjadi nilai tambah bagi mereka yang sering bepergian atau lupa mengisi daya perangkat elektronik.

2. Latensi Hampir Tidak Ada

Bagi gamer maupun editor video, latensi menjadi faktor yang sangat penting.

Headset kabel menawarkan jeda suara yang sangat kecil sehingga audio terdengar hampir secara real-time.

Sementara itu, TWS masih mengandalkan koneksi Bluetooth yang meskipun semakin canggih, tetap memiliki kemungkinan terjadi keterlambatan suara.

Inilah alasan banyak pemain game kompetitif dan kreator konten tetap memilih headset berkabel.

Baca Juga: Apa Itu Bekam? Kenali Manfaat, Cara Kerja, dan Efek Sampingnya

3. Kualitas Audio yang Lebih Stabil

Banyak pecinta musik menilai headset kabel mampu menghasilkan suara yang lebih konsisten.

Karena sinyal audio dikirim langsung melalui kabel, risiko gangguan koneksi menjadi jauh lebih kecil dibanding perangkat nirkabel.

Pada beberapa jenis headset berkualitas tinggi, detail suara, vokal, hingga instrumen musik juga terdengar lebih natural.

Meski TWS premium kini menawarkan kualitas audio yang sangat baik, headset kabel masih menjadi pilihan utama bagi sebagian audiofil.

4. Harga Lebih Terjangkau

Alasan lain yang membuat headset kabel kembali populer adalah harganya yang relatif murah.

Dengan anggaran yang sama, pengguna sering kali bisa mendapatkan kualitas suara lebih baik dibanding membeli TWS kelas entry-level.

Pilihan produknya pun sangat beragam, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah sesuai kebutuhan.

Hal ini membuat headset kabel tetap relevan bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja.

5. Tidak Mudah Hilang

Ukuran TWS yang kecil memang praktis, tetapi juga membuatnya mudah tercecer.

Banyak pengguna mengaku pernah kehilangan salah satu earbud sehingga perangkat tidak bisa digunakan secara optimal.

Sebaliknya, headset kabel memiliki dua earpiece yang saling terhubung sehingga lebih mudah disimpan dan kecil kemungkinan terpisah.

Baca Juga: Resep Dendeng Balado Basah yang Seenak Restoran Padang, Empuk dan Bumbu Meresap

6. Cocok untuk Meeting dan Belajar Online

Headset kabel juga masih menjadi andalan saat rapat virtual maupun kelas online.

Koneksi yang stabil membuat suara lebih jernih tanpa khawatir Bluetooth tiba-tiba terputus.

Selain itu, mikrofon pada beberapa headset kabel mampu menangkap suara dengan cukup baik sehingga komunikasi menjadi lebih lancar.

7. Efek Nostalgia yang Kuat

Tidak bisa dipungkiri, nostalgia menjadi salah satu faktor yang mendorong popularitas headset kabel.

Banyak pengguna mengingat masa ketika mendengarkan musik melalui pemutar MP3, ponsel lawas, atau laptop menggunakan earphone berkabel.

Kini, tren tersebut kembali muncul sebagai bagian dari gaya hidup retro yang digemari generasi muda.

Bahkan, beberapa influencer sengaja menggunakan headset kabel sebagai pelengkap penampilan mereka.

Apakah TWS Mulai Ditinggalkan?

Meski headset kabel kembali viral, bukan berarti TWS kehilangan penggemarnya.

TWS tetap memiliki sejumlah keunggulan yang sulit digantikan, seperti:

  • Bebas bergerak tanpa kabel.
  • Praktis digunakan saat olahraga.
  • Mendukung fitur Active Noise Cancellation (ANC).
  • Memiliki mode transparansi.
  • Mudah dipasangkan ke berbagai perangkat melalui Bluetooth.

Artinya, kedua jenis perangkat ini memiliki kelebihan masing-masing.

Pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan dan kebiasaan pengguna.

Headset Kabel vs TWS, Mana yang Lebih Baik?

Pilih Headset Kabel Jika:

  • Mengutamakan kualitas audio.
  • Sering bermain game.
  • Tidak ingin repot mengisi baterai.
  • Memiliki anggaran terbatas.
  • Membutuhkan koneksi stabil.

Pilih TWS Jika:

  • Sering berolahraga.
  • Mengutamakan mobilitas tinggi.
  • Ingin perangkat yang ringkas.
  • Membutuhkan fitur ANC.
  • Tidak terganggu dengan pengisian baterai rutin.

Tidak ada pilihan yang benar atau salah. Yang terpenting adalah memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Mengapa Generasi Z Ikut Meramaikan Tren Ini?

Fenomena headset kabel yang viral ternyata juga didorong oleh Generasi Z.

Selain mengikuti tren media sosial, banyak anak muda menganggap headset kabel memiliki tampilan yang unik dan berbeda dari kebanyakan orang.

Aksesori ini bahkan sering muncul dalam konten "daily outfit", vlog kampus, hingga video estetik.

Bagi sebagian orang, memakai headset kabel kini bukan hanya soal mendengarkan musik, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan gaya personal.

Apakah Headset Kabel Masih Layak Dibeli di 2026?

Jawabannya, tentu masih layak.

Selama perangkat yang digunakan masih memiliki jack audio atau didukung adaptor yang sesuai, headset kabel tetap menjadi pilihan yang sangat relevan.

Dengan kualitas suara yang baik, harga terjangkau, dan tidak membutuhkan baterai, perangkat ini masih mampu memenuhi kebutuhan banyak pengguna.

Terlebih, produsen audio juga masih terus merilis headset kabel dengan desain modern serta kualitas yang semakin meningkat.

Baca Juga: Minum Kopi Berlebihan Saat Touring Bisa Memicu Microsleep, Pengendara Wajib Waspada!

Headset Kabel Kembali Viral, Ini Alasan Banyak Orang Meninggalkan TWS bukan sekadar fenomena sesaat. Di balik tren tersebut, ada berbagai alasan rasional, mulai dari kualitas suara yang stabil, latensi rendah, tidak perlu mengisi daya, hingga harga yang lebih ramah di kantong.

Meski begitu, TWS tetap menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan fitur modern seperti ANC. Pada akhirnya, baik headset kabel maupun TWS memiliki kelebihan masing-masing.

Yang paling penting adalah memilih perangkat audio yang sesuai dengan kebutuhan, aktivitas, dan kenyamanan Anda sehari-hari.

Apakah kamu termasuk tim headset kabel atau tetap setia menggunakan TWS? Apa pun pilihanmu, pastikan perangkat yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan pengalaman mendengarkan terbaik. Bagikan artikel ini kepada teman atau keluarga yang sedang bingung memilih antara headset kabel dan TWS, serta ikuti terus artikel teknologi terbaru untuk mendapatkan informasi dan tips menarik lainnya.***

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Berita Terkait Berita Terkini