BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Aryafdillahi HS
Rabu 29 April 2026, 09:37 WIB
BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026 (Sumber : dok. Bank BNI)

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026 (Sumber : dok. Bank BNI)

BNI terus menjaga momentum pertumbuhan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta disiplin dalam pengelolaan risiko di tengah dinamika global yang penuh tantangan,” ujar Putrama.

Sebagai upaya untuk memperkuat pondasi permodalan, BNI mengambil langkah proaktif dengan melakukan penerbitan instrumen Additional Tier-1 (AT1) sebesar USD700 juta atau setara Rp11,9 triliun pada April 2026. Penguatan permodalan ini semakin meningkatkan kapasitas BNI dalam mengantisipasi potensi risiko sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis secara berkelanjutan dan sehat di masa yang akan datang.

Sejalan dengan strategi tersebut, BNI juga tengah menjalankan transformasi bisnis yang difokuskan pada wilayah, area, dan cabang, melalui inisiatif BRAVE (Branch, Region, Area, Value, Empowerment). Dengan semangat “empowerment”, transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas jaringan BNI hingga ke unit operasional terkecil, yaitu memberdayakan kantor cabang dan kantor cabang pembantu sebagai point of sale utama atas produk dan layanan perbankan.

Transformasi ini mulai dijalankan pada Q4 2025 dengan model implementasi kapabilitas yang dilakukan secara bertahap. Ditargetkan, dengan implementasi BRAVE pertumbuhan kredit dan CASA dapat tumbuh secara berkualitas dan berkelanjutan, kemudian diikuti peningkatan market share BNI di industri perbankan, dan berujung pada meningkatnya produktivitas cabang-cabang BNI yang saat ini berjumlah lebih dari 1.700 cabang di seluruh Indonesia.

Sekitar 6 bulan setelah inisiatif BRAVE dimulai, BNI berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang melampaui rata-rata industri, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga. Hingga Maret 2026, tercatat kredit BNI tumbuh 20,1% secara year on year, ditopang oleh struktur pendanaan CASA yang semakin kuat dengan pertumbuhan 26,6% secara year on year, sehingga mampu menopang efisiensi biaya dana (cost of funds) di tengah kondisi dinamika pasar yang penuh tantangan.

Peran Strategis dalam Mendorong Ekonomi Nasional

BNI sebagai bank nasional yang memiliki kapabilitas global menegaskan peran sebagai kontributor aktif bagi ekonomi nasional, tidak hanya sebagai lembaga intermediasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan prioritas pemerintah dan Asta Cita, kontribusi tersebut difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi desa, serta sektor riil yang menjadi penggerak utama penciptaan lapangan kerja dan pembangunan daerah.

Peran tersebut diwujudkan melalui pembiayaan yang terarah, penguatan layanan keuangan, serta optimalisasi digitalisasi guna memastikan program pembangunan berjalan efektif dan berdampak luas. Dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BNI berperan dengan menghadirkan solusi transaksi digital melalui Virtual Account dan BNIdirect untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Pada Program Sekolah Rakyat, BNI menyediakan layanan perbankan digital yang terintegrasi, termasuk pembukaan rekening bagi siswa dan tenaga pendidik, serta penguatan ekosistem keuangan melalui Agen46. Di sisi lain, dukungan terhadap UMKM, koperasi, dan desa juga terus diperkuat melalui pembiayaan untuk program KDMP yang terhubung dengan Agen46, serta partisipasi dalam Program 3 Juta Rumah melalui penyaluran KPR FLPP.

BNI akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sekaligus memperkuat peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Putrama.

BRAVE Jadi Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini