BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Aryafdillahi HS
Rabu 29 April 2026, 09:37 WIB
BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026 (Sumber : dok. Bank BNI)

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026 (Sumber : dok. Bank BNI)

Putrama menambahkan, BNI terus melanjutkan program transformasi dalam menghadapi perubahan kondisi pasar dan persaingan yang semakin kompetitif, salah satunya melalui inisiatif BRAVE.

Melalui BRAVE, BNI menjalankan program pemberdayaan peran Branch (sampai dengan kantor cabang pembantu) sebagai point of sale utama dalam akuisisi bisnis, Region sebagai pengarah strategi eksekusi bisnis di wilayah, serta Area sebagai orkestrator eksekusi bisnis.

Pengembangan jaringan juga dilakukan melalui penataan coverage kerja tiap cabang berbasis potensi daerah yang didukung kapabilitas digital, sehingga aktivitas pemasaran dan alokasi sumber daya dapat dilakukan lebih efektif.

“Pendekatan ini memastikan setiap lini organisasi memiliki peran yang jelas dan saling terintegrasi, sehingga eksekusi strategi bisnis dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan memberikan hasil yang optimal di masing-masing wilayah,” tambah Putrama.

Tak kalah penting, lanjut Putrama, adalah peningkatan kapabilitas SDM, yang dilakukan melalui program-program pengembangan, coaching mentoring, serta melalui eksposur pada implementasi model bisnis baru ini. Talent-talent BNI di frontline akan memiliki kapabilitas, skill, dan pengalaman yang lengkap sebagai seorang bankir, sehingga menjadi modal dan fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan kinerja jangka panjang, apalagi untuk industri berbasis jasa seperti perbankan.

Fundamental Kuat Ditopang CASA dan Kualitas Aset

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengungkapkan bahwa kinerja keuangan BNI tumbuh positif dan seimbang, ditopang oleh keberhasilan perseroan dalam memperkuat basis dana murah (CASA) yang semakin solid. Struktur pendanaan yang kuat ini menjadi enabler bagi ekspansi kredit, sekaligus menjaga efisiensi biaya dana dan mengindikasikan adanya peningkatan pangsa pasar di tengah kompetisi likuiditas yang ketat.

Pencapaian dana pihak ketiga (DPK) yang kuat menjadi salah satu penopang utama kinerja keuangan BNI sepanjang kuartal I 2026. Pertumbuhan dana murah (CASA) BNI mencapai 26,6% YoY menjadi Rp731,6 triliun pada Maret 2026, ditopang oleh pertumbuhan giro sebesar 39,7% YoY dan tabungan yang mencatat pertumbuhan 10,4% YoY.

Pencapaian ini tidak diperoleh dengan singkat, melainkan hasil dari upaya setiap lini bisnis terutama kinerja cabang yang didukung oleh platform digital channel BNIdirect dan wondr by BNI. Hingga akhir Maret 2026, BNI mampu meningkatkan CASA market share 120 bps dari 10,1% di Maret 2025 menjadi 11,3% di Februari 2026. Dampak positifnya, biaya dana menjadi lebih efisien.

Platform digital turut menjadi pendorong utama dalam memperkuat pertumbuhan tersebut. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna wondr by BNI telah melampaui 13 juta dengan tingkat engagement yang meningkat signifikan, berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan tabungan ritel. Sementara itu, platform BNIdirect juga mencatat pertumbuhan pengguna dan nilai transaksi lebih dari 16% YoY, yang berperan dalam memperkuat dana giro korporasi serta meningkatkan efisiensi layanan bagi segmen bisnis.

Penguatan pertumbuhan CASA mendorong penyaluran kredit yang mencatatkan akselerasi pertumbuhan yang sehat sebesar 20,1% YoY menjadi Rp919,3 triliun pada Maret 2026. Penyaluran kredit ini tumbuh seimbang di sisi business banking dan consumer ritel untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini