LABVIRAL.COM - Meskipun penggunaan rem cakram sudah mulai mendominasi dunia sepeda motor, penggunaan rem tromol juga masih banyak beredar.
Rem tromol sendiri, hanya digunakan pada sepeda motor tertentu untuk sistem pengereman roda belakang.
Meskipun konstruksi rem tromol ini bisa dibilang lebih simple dari pada rem cakram, namun perawatan yang diberikan pada rem tromol justru lebih ekstra.
Baca Juga: Tips Ganti Kampas Rem Tromol Sepeda Motor Sendiri Dirumah
Karena rem tromol ini lebih berisiko macet atau blong terutama saat musim hujan. Rem tromol ini lebih mudah kemasukan kotoran saat musim hujan jika dibandingkan dengan rem cakram.
Kotoran yang masuk kedalam rem tromol ini biasanya masuk melalu celah keceil diantara tutup tromol tempat dipasangnya kampas rem dan tromolnya sendiri sebagai poros dari velg.
Karena celahnya yang kecil dan tertutup mengakibatkan kotoran yang sudah masuk kedalam tromol sulit untuk keluar dan terperangkap hingga jumlahnya bertambah.
Baca Juga: Berbeda! Ini Waktu Untuk Ganti Rem Tromol dan Rem Cakram
Kotoran yang terperangkap di dalam tromol ini lama kelamaan akan menimbulkan efek negatif seperti munculnya suara berdecit saat rem digunakan.

BNI Kawal Talenta Muda, Indonesia Kunci Tiket Semifinal Piala Uber 2026

Apa yang Terjadi Saat Kereta Cepat Mengerem Mendadak? Ini Dampaknya!


BNI Bukukan Kinerja Tangguh di Kuartal I 2026, Diperkuat Pertumbuhan Kredit dan Transformasi BRAVE

Relawan For Prabowo Gibran: Program MBG Sah Secara Hukum dan Dibutuhkan Masyarakat

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Digugat PT Megapolitan Development Rp128 Miliar, Ketua RW dan RT Blok A Cinere Estate Minta Negara Hadir

Mengapa Kita Menangis Saat Mengupas Bawang Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

10 Puisi Inspiratif untuk Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026

Bank BNI: Koperasi Swadharma Pematangsiantar Bukan Bagian dari Bank

